#Day 3 : Just 15 Minutes!

[ikedianpuspita.com] Oke, postingan kali ini sedikit berat. Hehe.. Ya, soalnya ini terkait dengan rutinitas beberesan di dunia per-emak-an [duh, istilah apa lagi itu..]

Saya lagi nyoba teknik pomodoro yang 25 menitan itu. Tapi buat saya kok itu kelamaan yah hahaa.. Gak betahan saya orangnya. Lagian masih seabrek gawean lain menunggu.

Jadi, saya bikin 15 menitan aja. 15 menit untuk membersihkan, 15 menit untuk membereskan, 5 menit istirahat [gak nyampe deh kayaknya..] lanjut 15 menit lagi mengerjakan yang lain, seperti memasak. Ya yang simple-simpel aja. Pokoknya selalu berusaha menyelesaikan semuanya dalam 15 menit dan lanjut ke hal lain lagi.

Kenapa cuma 15 menit aja? Ya, karena alasannya seperti tadi, kalau kelamaan biasanya saya justru tergoda untuk tidak menyelesaikannya sama sekali. Lah daripada gitu kan, mending langsung diselesaikan saja segera atau tidak sama sekali.

Lebih Mudah Membangun Kebiasaan

Buat saya, melakukan aktivitas yang sama dan berulang dalam waktu singkat terasa lebih mudah dan lebih menyenangkan untuk dijadikan sebuah kebiasaan (habit).

Tahu sendiri kan, memulai kebiasaan baru itu tantangannya luar biasa. Berat di awal untuk mengalahkan penundaan-penundaan dan penyangkalan diri. Heeuuu.. seringnya nyari-nyari alasan aja untuk memaklumi kondisi kita yang “masih belajar” untuk konsisten, rrrrhh..

Bener juga sih yang dikatakan James Clear, sang pencetus Atomic Habit, bahwa semakin mudah dan sederhana rutinitas baik/produktif kamu lakukan, maka akan semakin nyaman dan cepat hal itu bisa berubah menjadi kebiasaan baik (good habit). Kalau kita sudah nyaman melakukannya, lama-lama akan terjadi begitu saja secara otomastis tanpa usaha yang besar untuk memulainya.

Heeem…masalahnya setiap orang tentu berbeda kemampuannya. Teknik 15 menitan ini mungkin cocok buat saya, tapi belum tentu buat teman-teman yang lain. So, coba kenali dirimu lebih baik lagi. Kira-kira kamu lebih nyaman melakukannya dalam 15 menit atau 25 menit atau mungkin cukup 10 menit aja? You know better..

Kuncinya, kita nyaman melakukannya dengan cara kita.

Kesimpulan

  • Kenali pencetus semangatmu ketika sedang produktif
  • Gunakan itu sebagai jalan masuk untuk membangun pola habit baru yang lebih baik

Misalnya nih, pencetus semangat saya buat produktif itu saatnya saya bangun lebih pagi, minum air putih, bikin kopi, buka laptop. Abis itu, langsung tentukan kegiatan yang mau saya lakukan dalam 15 menit. Pasang alarm. Lakukan dan patuhi waktu yang sudah ditentukan. Ulangi lagi.

Gitu seterusnya. Jangan takut gagal. Ulangi lagi sampai kamu merasa, “Oh,oke, ternyata saya bisa. Dan cukuplah buat hari ini”. Besok lagi, hihihiii…

Kalau kalian merasa terinspirasi, boleh kok pakai tips saya. Atau bisa modifikasi dengan gaya kamu sendiri, yang paling nyaman buat kamu. Yuk, sama-sama kita ya… (tos)

1 Komentar

Tinggalkan sebuah Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s