Merdeka Belajar, Belajar dengan Merdeka…

by Ike Dian Puspita

Situasi pandemi corona menjadi momen pijakan penting bagi kami sekeluarga untuk memulai hidup dan belajar dengan merdeka. Belajar bukan lagi sekedar dilihat sebagai usaha untuk memasukkan pengetahuan tapi kegiatan yang harus bisa mengeluarkan potensi dari individu-individu pembelajar.

Proses yang selama ini mungkin tidak pernah saya lakukan dan alami. Karena selama 17 tahun saya mengenyam pendidikan formal, proses yang saya jalani adalah mengkonsumsi pengetahuan yang diberikan, bukan aktif memproduksi dan memproses pengetahuan.

Dampak yang saya rasakan sampai sekarang adalah terperangkapnya diri saya, terutama mindset, pada situasi yang menempatkan diri saya sebagai obyek penderita. Memposisikan diri saya sebagai pihak yang pasif menerima. Tanpa tahu dan sadar perlu ada ruang buat saya memproses apa yang sudah saya dapatkan. Sehingga bisa benar-benar tepat sasaran dan tepat guna bagi kehidupan saya.

Merasa salah jurusan ketika kuliah, merasa tidak berdaya di pelajaran tertentu dan merasa tertekan harus mendapatkan nilai yang tinggi merupakan perasaan-perasaan yang akrab selama 17 tahun sekolah. Seolah kendali ada di luar diri saya. Jika saya tidak bisa memenuhi standar parameter yang telah ditetapkan, maka saya akan merasa gagal dan “mati”.

Namun demikian, saya sangat bersyukur sekarang. Semua pengalaman itu bisa menjadi modal dasar saya dalam menemukan oase yang sesungguhnya. Walau panjang dan berliku jalannya.

Bersama anak-anak saya dan suami, saya bersuka cita meleburkan diri dalam semangat baru ini. Semangat untuk Merdeka Belajar dan Belajar dengan Merdeka… Perjalanan jatuh bangun yang membawa harapan bagi anak-anak saya, generasi yang akan mendiami dunia baru yang bukan dunia saya. Yang setidaknya membuat saya mampu menatap mereka dengan sedikit kebanggaan diri.

Semua saya simpan dan tuliskan di blog www.merdekabelajarike.wordpress.com

Semoga menjadi celah..

Semoga menjadi suluh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s